Hari-hari Sebagai Ibu Rumah Tangga

woman and girl in kitchen

Setelah hampir 4 tahun jadi ibu rumah tangga baru kepikiran untuk menulis ini karena waktu bertemu seorang teman sempat ditanya bosen enggak sih jadi Ibu rumah tangga. Bagaimana sih kesehariannya kalau jadi ibu rumah tangga? Beliau bertanya seperti itu karena ada wacana resign agar bisa ikut ke tempat suami bekerja.

Sebelumnya tidak pernah terpikir untuk menulis ini karena saya pikir…..apa yang istimewa dari kehidupan ibu rumah tangga? Hehe. Here I go undermining myself. Maksudnya yaa pasti semua orang sudah tahu dari pengamatan. Rupanya tidak juga. Oleh karena itu saya akan menuliskan kehidupan ibu rumah tangga versi saya.

Continue reading “Hari-hari Sebagai Ibu Rumah Tangga”

Menembus Ruang dan Waktu

Saat ini saya berusia 29 tahun, Aiza berusia 3 tahun. Ulang tahun kami berdekatan, sama-sama di bulan Agustus. Pernikahan saya berusia 5 tahun. Juga diselenggarakan di bulan Agustus. Dalam satu bulan saya merayakan ulang tahun 3 peran dan 3 identitas saya and what a journey it has been! Tahun ini juga sangat berwarna dan menantang seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi ada satu hal penting yang saya sadari melalui peran saya sebagai ibu.

Continue reading “Menembus Ruang dan Waktu”

Kisah dan Perlindungan Kasih ASI

Beberapa waktu lalu saya baru mengetahui kalau tanggal 21 Mei merupakan hari yang bersejarah bagi para pejuang ASI di seluruh dunia, yaitu Hari Perlindungan Menyusui Dunia. Empat puluh tahun yang lalu, tanggal 21 Mei, Kode Etik Internasional Pemasaran Pengganti Air Susu Ibu ditetapkan dan diadopsi secara global oleh setidaknya 100 negara. Inti dari kode etik tersebut adalah mengatur pemasaran produk pengganti ASI (atau biasa dikenal susu formula) agar program menyusui dapat dilindungi dan dipromosikan dengan lebih baik karena produk pengganti ASI dipasarkan dengan tepat.

Continue reading “Kisah dan Perlindungan Kasih ASI”

Mie Titi: Kuliner Khas Makassar yang Mudah dan Murah Dibuat

Saya pertama kali mengenal Mie Titi karena diperkenalkan oleh sahabat saya. Ketika itu kami sedang kuliah di Newcastle dan mengadakan acara makan-makan untuk mengobati kerinduan akan kuliner nusantara. Ternyata cara membuatnya cukup mudah dan murah karena tidak menggunakan banyak bahan. Saya pun tertarik mencoba re-cook masakan ini untuk suami di rumah.

Continue reading “Mie Titi: Kuliner Khas Makassar yang Mudah dan Murah Dibuat”

Kronologi Masuk Mikrobiologi

Banyak orang tentu sepakat lulus SMA adalah masa-masa krusial dalam hidup. Setidaknya begitulah bagi saya, yang beruntung punya pilihan untuk masuk ke perguruan tinggi. Bahkan mungkin sebelum lulus SMA. Masa paling galau mempersiapkan Ujian Nasional dan ujian masuk perguruan tinggi. Ah, urusan pacaran mah juga lewat ketika masa ini. Seringnya kencan sama buku latihan soal atau sama teman les.

Continue reading “Kronologi Masuk Mikrobiologi”

Kenangan di Perpustakaan

\"\"

Sesungguhnya saya baru tahu kalau tanggal 14 September itu diperingati sebagai Hari Kunjung Perpustakaan. Sebenarnya saya juga bukan orang yang terlalu fanatik buku, saya juga merasa belum pantas disebut kutu buku. Kayanya saya lebih tepat disebut sebagai Tsundoku alias tukang numpuk buku tapi tidak pernah dibaca. Duh. Ini terjadi sejak saya mulai bisa menabung untuk membeli buku sendiri, sebelumnya saya biasa dibelikan buku oleh Mamah atau Paman saya, atau meminjam dari taman bacaan.

Continue reading “Kenangan di Perpustakaan”

Workshop Blogging for Beginner ala Ibu-Ibu

Tanggal 14 Desember 2019 adalah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan dari Rumah Belajar Menulis Ibu Profesional Jakarta (RBM IP Jakarta). Kegiatan ini adalah kegiatan IP offline kedua yang saya ikuti setelah wisuda IP Jakarta. Saya memutuskan ikut workshop blogging for beginner karena ingin membangkitkan kembali blog yang mati segan hidup tak mau ini ¬¸¬ sekaligus berkenalan dan menyocokkan wajah dengan nama yang sering berseliweran di grup WhatsApp. Continue reading “Workshop Blogging for Beginner ala Ibu-Ibu”