Membekali Anak dengan Asa

Sebagai seorang anak perempuan dan sekarang sebagai seorang ibu, saya makin menyadari pentingnya peran orang tua dalam membentuk pola pikir mereka sejak dini. Salah satu hal yang menjadi perhatian saya adalah bagaimana membantu Aiza menjadi anak yang resilient–tangguh dan memiliki growth mindset. Karena saat saya tidak bisa mendampinginya di masa sulit Aiza nanti, kedua modal tersebut dapat membantu Aiza untuk bangkit.

Continue reading “Membekali Anak dengan Asa”

“Morning Person”: Bawaan lahir atau Kebiasaan?

Bangun pagi adalah hal yang paling berat buat saya. Dulu kalau libur sekolah, saya sering sekali shalat subuh menjelang matahari terbit, setelah itu masih lanjut tidur. Ketika kuliah pun demikian, kalau kelasnya siang ya saya bangun siang. Kalau kelas pagi, saya tergopoh berlari masuk kelas agar tidak terlambat. Aktivitas di rumah pun memang cenderung dimulai lebih siang kalau bukan hari sekolah. Kalau diibaratkan mesin, saya tuh lama panasnya.

Continue reading ““Morning Person”: Bawaan lahir atau Kebiasaan?”

Adaptasi Kebiasaan Baru: Pakai Menstrual Cup!

Sebenarnya sudah sejak 3 tahun lalu saya tahu mengenai menstrual cup dan sudah satu tahun maju-mundur cantik mau menggunakannya. Hanya saja, ketika itu saya masih merasa ngilu membayangkan memasukkan sesuatu yang terpasang dalam waktu lama dalam tubuh karena saya belum pernah memakai tampon.

Selama lebih dari setengah usia saya, saya selalu menggunakan pembalut sekali pakai. Kalau dihitung entah sudah berapa banyak jumlahnya. Hingga akhirnya, pada bulan Maret saya mengikuti lomba dengan tema circular economy dan fokus pada sampah plastik. Saya dan kawan satu tim saya memilih fokus pada limbah popok dan pembalut. Barulah saya semakin yakin menggunakan menstrual cup, karena pembalut bisa menimbulkan banyak masalah dan hingga saat ini teknologi dan teknik untuk mengolahnya belum accessible, sehingga mau tidak mau masuk kategori sampah residu.

Saya juga merasa harus walk the talk, kalau peduli soal isu ini, saya juga harus berubah. Karena hijrah ke popok kain bagi saya masih sulit, maka saya fokus pada apa yang bisa saya lakukan sendiri. Maka dimulai lah perjalanan saya menggunakan menstrual cup.

Jika masih ragu menggunakan menstrual cup atau butuh ulasan mengenai produk menstrual cup lokal silakan lanjutkan membaca tulisan ini. Namun, mohon diingat, tulisan ini akan sedikit \’vulgar\’ dan TMI alias too much information agar lebih detail penjelasannya.

Continue reading “Adaptasi Kebiasaan Baru: Pakai Menstrual Cup!”

Jalan-Jalan ke Kota Lumpia, Semarang

Sejak Aiza lahir, saya dan suami belum pernah traveling ke luar kota bersama kecuali Bandung. Kalau suami sih sering pergi ke luar kota, luar pulau, bahkan luar negeri. Huh #sirik. Lalu di bulan Desember ada teman suami yang akan menikah di Jepara, dan bersedia menyewakan tempat menginap bagi yang mau hadir. Yippie! Akhirnya suami mengajak pergi ke Jepara lalu sambung ke Semarang untuk jalan-jalan.

Continue reading “Jalan-Jalan ke Kota Lumpia, Semarang”

Nostalgia Rasa: Nasi Hangat Campur Margarin

Dulu waktu kecil, saya sering makan dengan nasi hangat yang dicampur margarin merek Blue Band. Saya rasa pengalaman ini bukan pengalaman unik bagi saya, pasti ada banyak anak kecil Indonesia yang doyan makan nasi campur Blue Band. Dugaan ini semakin diperkuat pernyataan suami soal pengalamannya. Maka dari itu saya kaget dan excited saat saya melihat kemasan Blue Band mini bertuliskan \’Rice Mix\’.

Continue reading “Nostalgia Rasa: Nasi Hangat Campur Margarin”

Selayang Pandang Mendidik ala Charlotte Mason (Part 2)

Di tulisan sebelumnya saya membahas mengenai bagian pertama dari buku \”Cinta yang Berpikir\” karya Ellen Kristi yang memaparkan filosofi-filosofi pendidikan Charlotte Mason. Di tulisan kedua ini saya akan membahas bagian kedua dan ketiga dari buku tersebut. Awalnya kedua tulisan ini saya publish menjadi satu blog post tapi karena terlalu panjang dan takut membuat bosan dan bingung yang membaca dan supaya postingan blog jadi banyak, saya pisah menjadi dua bagian. Anyway, selamat membaca

Continue reading “Selayang Pandang Mendidik ala Charlotte Mason (Part 2)”

Selayang Pandang Mendidik ala Charlotte Mason (Part 1)

Selama ini pendidikan anak usia dini dengan metode Montessori sangat santer terdengar. Sekolah anak usia dini, workshop bagi orang tua, buku-buku, bahkan mainan-mainan anak yang dibuat berdasarkan filosofi Montessori sangat mudah dijumpai. Makanya saya juga jadi penasaran dan kepo dengan metode ini dan berbagai metode pendidikan lain. Eeh tapi belum juga belajar soal Montessori, waktu berkunjung ke Rimba Baca, saya malah menemukan buku tentang metode Charlotte Mason (CM). Wah, apa lagi tuh?

Continue reading “Selayang Pandang Mendidik ala Charlotte Mason (Part 1)”

Workshop Blogging for Beginner ala Ibu-Ibu

Tanggal 14 Desember 2019 adalah pertama kalinya saya mengikuti kegiatan dari Rumah Belajar Menulis Ibu Profesional Jakarta (RBM IP Jakarta). Kegiatan ini adalah kegiatan IP offline kedua yang saya ikuti setelah wisuda IP Jakarta. Saya memutuskan ikut workshop blogging for beginner karena ingin membangkitkan kembali blog yang mati segan hidup tak mau ini ¬¸¬ sekaligus berkenalan dan menyocokkan wajah dengan nama yang sering berseliweran di grup WhatsApp. Continue reading “Workshop Blogging for Beginner ala Ibu-Ibu”

Maternity Journey (1) : The Ups, Downs and Learned Lessons

Kisah kehamilan setiap orang itu selalu unik, jangankan membandingkan kisah kehamilan antar wanita, kisah kehamilan anak pertama dan kedua pun bisa sangat jauh berbeda. Masa-masa hamil Aiza pun unik walaupun tidak istimewa karena di luar sana pasti banyak ibu lain yang mengalami hal yang kurang lebih mirip atau bahkan lebih berat. Jadi, sebenarnya tidak ada yang terlalu spesial dari tulisan ini selain untuk dibaca ulang dan berbagi pengalaman buat memberi gambaran bagi yang belum menikah dan hamil, atau bisa jadi pelipur lara buat yang sedang hamil atau sudah melahirkan bahwa kalian enggak sendiri, tetapi semoga bisa diambil manfaatnya. Aku berusaha menulis cerita ini sedetail mungkin oleh karena itu tulisan ini akan dibagi jadi 2 bagian agar tidak bosan saat membacanya.

Continue reading “Maternity Journey (1) : The Ups, Downs and Learned Lessons”