Wastra

Kain itu selalu terlipat rapi di bagian terdalam lemari Aldi, wastra kesayangan Alda yang kini sudah compang-camping dan terkoyak. Namun hari ini Aldi kembali mengeluarkan kain tersebut dan disimpan dengan sangat rapi dalam tasnya.

Aldi menatap koleksi trofinya yang terbungkus potongan wastra milik Alda. Mata kanan Anton, mata kiri Ardi, lidah Ria, potongan jemari Arya dan telinga Riska. Rasa puas dan bangga menyelimuti dirinya, menutupi rasa rindu dan sesal terhadap adik kembarnya, Alda.

Hari yang ditunggu telah tiba. Aldi berniat menambah koleksi trofi yang dimilikinya. Dia yakin hari ini akan memenangkan trofi yang paling dia incar, trofi terakhir yang jadi pemungkas perburuannya. Alat-alat terbaik pun sudah dipersiapkan untuk melancarkan aksinya. Aldi yakin hidupnya akan kembali tenang, Alda pun akan senang di dunia seberang.

Aldi memutar skenario rencana dalam pikirannya, memastikan rencananya sempurna tanpa cela. Namun manusia hanya bisa berencana, trofi itu tidak pernah didapatkannya. Aldi meratapi kegagalan rencananya dengan mulut menganga dan kepala yang terselubung kain Alda serta tubuh yang entah dimana.

#Writober2020
#RBMIPJakarta
#Wastra

Featured Image: Photo by Trang Nguyen on Unsplash

2 thoughts on “Wastra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s